Fakta Sejarah Kaca Corning Gorilla Glass

Fakta Sejarah Kaca Corning Gorilla Glass

Fakta Sejarah Kaca Corning Gorilla Glass | omkepo.com – Bagaimanakah sejarah kaca Corning Gorilla Glass dibuat? Sobat tentu tidak asing dengan layar kaca Gorilla Glass pada smartphone Anda. Layar kaca ini dinilai sangat kuat dan lebih tahan terhadap goresan (scratch resistant).

Gorilla Glass merupakan lembaran-lembaran kaca yang ringan atau tipis, namun tahan rusak, yang terbuat dari kaca aluminosilikat alkali. Yang biasa digunakan untuk layar pada LCD, Media Player, Laptop dan juga smartphone.

Gorilla Glass, Seberapa Kuat Anti Gores Ini Sesungguhnya?

Gorilla Glass merupakan hasil produksi dari Corning, vendor dari Amerika.

Fakta Sejarah Kaca Corning Gorilla Glass

Corning Inc. bereksperimen dengan kaca yang diperkuat dengan bahan kimia pada tahun 1960, bagian dari proyek yang disebut “Project Muscle”. Dalam beberapa tahun Corning Inc. berhasil mengembangkan kaca yang dinamakan “Chemcorglass.

Pada waktu itu Corning Inc. belum tau untuk apa “Chemcor Glass” ini digunakan. Akhirnya kaca tersebut tidak pernah diproduksi secara massal. Kaca tersebut hanya diproduksi sebanyak seratus buah untuk Race Car Dodge Dart, dan Plymouth Barracuda.

Karena sifatnya yang ringan sehingga dapat mengurangi berat kendaraan yang merupakan salah satu kunci untuk menambah kecepatan maksimum sebuah mobil.

Pada tahun 2006, Apple Inc. mengembangkan model pertama iPhone, awalnya iPhone tersebut menggunakan layar yang terbuat dari plastic keras. Steve Jobs menemukan fakta ketika menaruh prototipe ponsel tersebut di dalam saku, kunci miliknya menggores permukaan prototype tersebut.

Jobs pun segera mencari cara untuk menyelesaikan masalah tersebut. Akhirnya Jobs menghubungi CEO Corning Inc., Wendell Weeks, dan mengatakan bahwa perusahaan “Apple” membutuhkan kaca yang ringan dan kuat untuk digunakan pada Iphone yang akan dipakai oleh konsumen.

Weeks mengatakan pada Jobs, tentang “Gorilla Glass” yang telah dikembangkan oleh perusahaan tersebut pada tahun 1960, namun telah dihentikan sejak saat itu. Jobs meyakinkan weeks agar segera memproduksi kaca tersebut untuk digunakan pada iphone yang akan dirilis.

Pada skeptis awal Weeks mengatakan bahwa Corning Inc. dapat melakukannya dan dapat memproduksi layar yang cukup untuk rilis iPhone yang tertunda, mereka berusaha untuk mencapai permintaan tersebut dalam enam bulan.

Pabrik Corning di Harrodsburg, Kentucky mampu menyediakan Corning Glass tersebut untuk iPhone generasi pertama yang dirilis pada Juni 2007.

Apple memang membawa berkah bagi Corning. Gara-gara iPhone, Corning yang saat itu merugi hingga triliunan rupiah dari bisnis lamanya mendapat order baru untuk membuat kaca tahan gores untuk smartphone. Selanjutnya, order tidak hanya datang dari Apple, tapi juga kompetitor Apple seperti Samsung dan HTC.

Ini wajar.

Produk Gorilla Glass milik Corning memang istimewa. Kaca tersebut dibuat menggunakan proses tanur khas ala Corning yang membuat permukaan kacanya jauh lebih unggul dibandingkan substrat kaca LCD keluaran perusahaan lainnya.

Kaca Gorilla Glass sangat tipis, namun sangat lentur dan kuat.
Kaca Gorilla Glass sangat tipis, namun sangat lentur dan kuat.

Kaca tersebut tidak menggunakan logam berat sehingga ramah lingkungan. Kejernihannya luar biasa, dan dapat diaplikasikan ke layar berdefinisi tinggi ataupun 3D.

Corning bukanlah perusahaan perintis (startup) yang tiba-tiba mendapat berkah dari iPhone. Perusahaan ini sudah berdiri sejak 162 tahun lalu dan sejak itu tidak pernah berhenti melakukan inovasi (dalam arti sebenarnya).


Perusahaan tersebut bahkan dikenal dengan slogan ”pusatnya sabar”. Sebab, sudah tidak terhitung berapa kali mereka mengucurkan dana untuk melakukan uji coba terhadap teknologi yang tidak mendatangkan profit secara jelas dan langsung.

Labolatorium Corning penuh dengan penemuan-penemuan dari material kaca yang puluhan tahun teronggok, menunggu datang kesempatan yang tepat.
Labolatorium Corning penuh dengan penemuan-penemuan dari material kaca yang puluhan tahun teronggok, menunggu datang kesempatan yang tepat.

Saat ini, Gorilla Glass telah di adopsi oleh berbagai perangkat. Mulai dari iPhone, iPad, serta berbagai model tablet dan smartphone Android lainnya. Pada 2010, kaca tersebut digunakan lebih dari 200 juta ponsel, mengakomodir 20% market share global.

Gorilla Glass dibandingkan dengan Sapphire
Gorilla Glass dibandingkan dengan Sapphire

Saat ini Corning juga sedang mengembangkan Gorilla Glass dengan teknologi anti refleksi sehingga pengguna masih bisa membaca smartphone-nya tepat dibawah sinar matahari.

Kemudian, ada juga teknologi pelapis anti-mikroba, mengingat ada penelitian yang menyebut bahwa permukaan smartphone bisa menjadi tempat menampung bakteri.

Yang terbaru, Gorilla Glass juga memiliki material baru yang disebut Willow. Willow adalah kaca superfleksibel yang lebih tipis dari uang kertas dan dapat diproduksi dengan murah.

Kemungkinan penggunaannya bisa sangat beragam. Bisa menjadi lapisan supertipis untuk membungkus hotel pencakar langit, e-book, sel surya, dan bahkan wearable computer.

Demikian Fakta Sejarah Kaca Corning Gorilla Glass..

Share jika bermanfaat..

About John Ahmad 12 Articles
Contributer omkepo.com - Pencinta fotografi dan teknologi.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.