5 Cara Membedakan Madu Asli Atau Palsu

Cara Membedakan Madu Asli Atau Palsu

Cara Membedakan Madu Asli Atau Palsu | omkepo.comMadu adalah zat manis alami yang dihasilkan lebah dengan bahan baku nektar bunga. Berupa cairan yang berwana kuning dan kental menyerupai sirup.

Madu mengandung banyak mineral seperti natrium, kalsium, magnesium, alumunium, besi, fosfor dan kalium yang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan manusia.

Vitamin-vitamin yang ada dalam madu adalah thiamin (B1), riboflavin (B2), asam askorbat (C), piridoksin (B6), niasin, asam pantotenat, biotin, asam folat, dan vitamin K.

Jika Tawon madu sudah berada dalam sarang, nektar dikeluarkan dari kantung madu yang terdapat pada abdomen kemudian dikunyah dan dikerjakan bersama-sama tawon lain. Jika nektar sudah halus, kemudian ditempatkan pada sel berbentuk segi enam. Jika sel sudah penuh, akan ditutup dan terjadi fermentasi.

Karena harganya yang relatif mahal, banyak produsen nakal yang menjual madu yang sudah dicampur dengan bahan lain, bahkan banyak juga yang benar-benar palsu alias sama sekali tidak ada kandungan madunya.

Cara Membedakan Madu Asli dan Palsu
Lebah Madu

Madu palsu ini dibuat dengan bahan-bahan kimia. Dan yang menakjubkan, bahkan uji manual seperti uji-uji yang telah kita kenal itu pun bisa lolos, uji lab kadar air juga lolos, bahkan bau dan rasanya menyerupai madu asli.

Tapi untuk kandungan madunya semisal enzim yang terkandung pada madu asli tidak terdapat pada madu palsu. Hal ini yang membedakan madu asli dan madu palsu. Jadi hati-hati ya sobat..


Baca Juga:

    Memastikan dengan akurat keaslian madu hanya bisa dengan uji laboratorium, namun tentu saja hal ini sulit buat kita orang awam sebagai pengkonsumsi madu.

    Namun ada trik atau uji secara manual yang setidaknya bisa meyakinkan kita akan keaslian madu, meskipun tidak 100 persen akurat.

    5 Cara Membedakan Madu Asli Atau Palsu

    Cara Pertama :

    Tuangkan sedikit madu kedalam gelas yang berisi air putih bening, coba perhatikan dengan seksama. Apabila madu tersebut mengendap dan terpisah dengan air tanpa mengeruhkan air maka madu tersebut dipastikan murni, sebaliknya jika madu tersebut bercampur baur sehingga air tersebut mengeruh maka madu tersebut dipastikan palsu.

    Cara Kedua :

    Dengan meneteskan madu ke air di atas piring beling putih. Ketika piring digoyang ke kiri dan ke kanan, maka sebelum madu itu bercampur dengan air akan membentuk segi enam atau sarang lebah.

    Semakin lama bentuk segi enam itu bertahan, berarti semakin baik nutrisi yang terkandung dalam madu tersebut alias Madu Asli. Semakin cepat bentuk segi enam itu memudar, maka jelaslah itu madu campuran, karena nutrisinya sudah jauh berkurang.

    Cara Ketiga :

    Ambil sesendok madu kemudian tuangkan ke bawah. Setinggi apapun sobat menuangkannya ke bawah, aliran madunya ga bakalan putus.

    Namun hal ini masih tergantung kadar air dari madu tersebut, kalau madu asli saat dipanen tapi kadar airnya melebihi batas (>22-25%) maka tidak akan terjadi aliran madu seperti itu, pasti akan terputus-putus juga meskipun madu asli.

    Cara Keempat :

    Ujian keaslian dapat dilakukan dengan cara mengocok madu dalam botol pengemasnya. Madu asli biasanya setelah mengalami proses pengocokan akan mengeluarkan buih, sedangkan madu palsu tidak.

    Saat madu asli dikocok, akan menghasilkan gas yang akan mendesak tutup botol keluar karena tekanannya. Sehingga ketika tutup botol dibuka, maka akan terdengar suara letupan kecil.

    Cara Kelima :

    Uji keaslian dapat juga dilakukan dengan cara meneteskan madu pada selembar kertas. Madu yang berkategori palsu biasanya akan lebih mudah diserap oleh kertas karena kadar air yang dikandungnya lebih tinggi dibanding madu asli.

    Selain itu intensitas rasa manis madu palsu akan terasa lebih “lengket” di lidah. Sebaliknya pada madu asli, selain rasa manis akan ditemukan pula rasa asam mengingat madu asli memiliki tingkat keasaman (pH) sekitar 3,4 – 6,1.

    Setelah melakukan uji manual di atas, coba rasakan reaksi di tubuh kita setelah mengkonsumsi madu. Biasanya setelah mengkonsumsi madu murni dan asli, badan agak lebih ringan, dan rasa lapar agak sedikit hilang untuk sementara waktu.

    Namun, perlu Anda ketahui bahwa pengujian-pengujian di atas sangat berpengaruh terhadap geografis, bunga-bunga, iklim, nektar serta suhu setempat.

    Bila ada beberapa ketidakcocokan dalam hasil pengujian di atas bisa jadi disebabkan letak geografis yang menghasilkan madu berbeda-beda. Sehingga pengujian terbaik adalah dengan pengujian pada laboratorium.

    Demikian 5 Cara Membedakan Madu Asli Atau Palsu,

    Semoga bermanfaat..

    About OmKepo 73 Articles
    OmKepo merupakan media bagi kamu yang suka kepo berbagai informasi menarik meliputi teknologi, gadget, kesehatan, hiburan, lifestyle dan keajaiban dunia.

    2 Comments

    1. Protein yang dicampur dengan asam akan menggumpal, sehingga telur akan terlihat matang, yang sebenarnya ter-koagulasi.

      Namun, cara ini dinilai kurang efektif untuk membedakan madu asli dan madu palsu, karena pemalsu madu pun tidak kalah pintar, mereka memberikan zat yang bisa membuat telur menjadi bergumpal atau matang, yaitu cuka atau nanas.

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.