5 Perbedaan Penglihatan Buta Warna VS Mata Normal

5 Perbedaan Penglihatan Buta Warna vs Mata Normal

5 Perbedaan Penglihatan Buta Warna VS Mata Normal | omkepo.com – Buta warna adalah kekurangan penglihatan atas warna. Mata tidak akan melihat warna seperti biasanya jika ada masalah dengan pigmen pada reseptor warna. Jika salah satu pigmen hilang, maka mata akan memiliki masalah melihat warna tertentu.

Penderita buta warna bisa kesulitan melihat warna merah, hijau, biru, atau campuran warna-warna ini. Namun pada kondisi penderita buta warna total, tidak ada warna yang dapat dilihat sama sekali dan hal ini sangat jarang terjadi.


Buta warna merupakan salah satu kelainan penglihatan langka di dunia. Menurut data komprehensif yang ada, sekitar 0,5% perempuan dan 8% di dunia mengalaminya. Pada kasus ini, mereka tak bisa melihat warna dengan semestinya.

5 Perbedaan Penglihatan Buta Warna vs Mata Normal

Buta warna sendiri memiliki beberapa jenis, seperti deuteranomalia, protanopia, tritanopia, dan total.

Semuanya memiliki penglihatan yang berbeda-beda pada benda berwarna yang ada di sekelilingnya. Lantas, pernah nggak, sih, kamu yang memiliki penglihatan warna normal penasaran atau ingin tahu bagaimana penglihatan para penyandang buta warna?

Ada beberapa kategori berbeda dari penderita buta warna.

5 Perbedaan Penglihatan Buta Warna vs Mata Normal

Orang dengan penglihatan normal akan melihat dunia sekitar mereka dengan warna-warni ini.

5 Perbedaan Penglihatan Buta Warna vs Mata Normal

Deuteranomalia adalah bentuk paling umum dari buta warna. Sekitar 4, 63% laki-laki menderitanya dan pada banyak kasus mereka bahkan tak menyadarinya. Terlihat jelas pada foto ada beberapa warna yang kehilangan kecerahannya, terutama yang mengarah pada warna hijau dan merah.

5 Perbedaan Penglihatan Buta Warna vs Mata Normal

Protanopia adalah bentuk yang lebih meluas dari buta warna. Hanya sekitar 1% penderita yang mengalaminya. Semua nuansa hijau dan merah tampak menghilang, sementara nuansa biru dan kuning tetap tak berubah.

5 Perbedaan Penglihatan Buta Warna vs Mata Normal

Tritanopia adalah bentuk langka dari buta warna yang dialami sebagaian kecil pria dan wanita. Mereka yang mengalami jenis buta warna ini akan melihat dunia dalam nuansa warna kehijauan dan merah muda.

5 Perbedaan Penglihatan Buta Warna vs Mata Normal

Orang yang mengalami buta warna total benar-benar ada, tapi teramat sangat jarang. Hanya 0,00003% dari populasi dunia yang cuma melihat dalam hitam putih.

5 Perbedaan Penglihatan Buta Warna vs Mata Normal

5 Perbedaan Penglihatan Buta Warna vs Mata Normal5 Perbedaan Penglihatan Buta Warna vs Mata Normal5 Perbedaan Penglihatan Buta Warna vs Mata Normal5 Perbedaan Penglihatan Buta Warna vs Mata Normal https://today.line.me/ID/article/b10493872fc2c21a76ada7266ba72e538e1b69b52775f01dd214712405fa2201

Penyebab Buta Warna

Dalam banyak kasus, buta warna merupakan faktor genetika dari orang tua, namun bisa saja terjadi akibat efek samping dari sebuah pengobatan atau gangguan kesehatan yang telah ada sebelumnya. Jika ada reseptor penglihatan warna yang tidak berfungsi secara normal, maka mata tidak bisa melihat spektrum warna-warna sepenuhnya.

Melihat warna melintasi spektrum cahaya diawali dengan kemampuan mata untuk membedakan warna-warna utama, seperti warna merah, biru, dan hijau. Ada beberapa penyebab seseorang mengalami buta warna, di antaranya adalah:

  • Penyakit. Terdapat sejumlah penyakit yang bisa menyebabkan buta warna, seperti penyakit Parkinson, penyakit Alzheimer, glaukoma, neuritis optik, leukemia, diabetes, pecandu alkohol kronis, macular degeneration, dan anemia sel sabit.
  • Usia. Kemampuan seseorang untuk membedakan warna perlahan-lahan akan berkurang seiring bertambahnya usia. Ini adalah hal yang alami dalam proses penuaan dan tidak perlu dicemaskan secara berlebihan.
  • Faktor genetika. Kebanyakan penderita buta warna mengalaminya sejak lahir dan merupakan faktor genetika yang diturunkan oleh orang tua. Penderita buta warna akibat faktor genetika jauh lebih sering terjadi pada pria dibandingkan wanita.
  • Bahan kimia. Seseorang bisa mengalami buta warna jika terpapar bahan kimia beracun misalnya di tempat kerja, seperti karbon disulfida dan pupuk.
  • Efek samping pengobatan tertentu. Beberapa pengobatan berpotensi menyebabkan buta warna, seperti digoxin, pheytoin, chloroquine dan sildenafil yang juga dikenal sebagai Viagra. Jika gangguan disebabkan oleh pengobatan, biasanya pandangan akan kembali normal setelah berhenti mengonsumsi obat.

http://www.alodokter.com/buta-warna

Keterangan Faktor Genetika.

Kode Keterangan
XX Wanita Normal
XcX Wanita carier, normal tapi pembawa gen buta warna
XcXc Wanita Normal
XX Wanita buta warna
XY Pria normal
XcY Pria buta warna
>< Menikah

 

Orangtua

Kemungkinan Anak

Kesimpulan

XcY >< XX XcX 50%, XY 50% Anak laki2ny normal, anak perempuan carier
XcY >< XcX XcXc 25%, XcX 25%, XcY 25%, XY 25% Anak perempuan bisa butawarna, bisa carier, ; anak laki2nya bisa buta warna , bisa normal
XY >< XcX XcX 25%, XX 25%, XcY 25%, XY 25% Anak laki2 bsa buta warna , bsa normal ; anak perempuan bisa carier , bsa normal
XY >< XcXc XcX 50%, XcY 50% Anak perempuan carier, anak laki2 buta warna
XcY >< XcXc Jelas semua anaknya pasti buta warna Jelas semua anaknya pasti buta warna

 

Demikian 5 Perbedaan Penglihatan Buta Warna vs Mata Normal.

Share jika bermanfaat..

About OmKepo 73 Articles
OmKepo merupakan media bagi kamu yang suka kepo berbagai informasi menarik meliputi teknologi, gadget, kesehatan, hiburan, lifestyle dan keajaiban dunia.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.