Mengenal Jenis Kualitas Film Yang Akan Di Download

Mengenal Jenis Kualitas Film Yang Akan Di Download

Mengenal Jenis Kualitas Film Yang Akan Di Download | omkepo.com – Saat ini internet sudah merupakan kebutuhan bagi setiap orang. Dengan adanya internet, membuat segalanya menjadi lebih mudah. Termasuk untuk urusan film.

Dengan begitu banyaknya situs-situs yang menyediakan film untuk di download, membuat sebagian orang malas untuk nonton ke bioskop. Tinggal nunggu aja filmnya tersedia untuk di download.

Nah ternyata, film yang akan didownload ini memiliki jenis-jenis kualitas yang berbeda. Biasanya si penyedia situs film akan mencantumkan kualitas film yang akan didownload. Sebelum terlanjur download, kuota internet abis, ternyata kecewa dengan hasilnya, yuk cari tau dulu jenis-jenis kualitas film.


Di bawah ini beberapa istilah kualitas film yang sering muncul ketika kita akan mendownload sebuah film sharing:

Mengenal Jenis Kualitas Film Yang Akan Di Download

Mengenal Jenis Kualitas Film Yang Akan Di Download

BRRip / Bluray

BRRip merupakan istilah lain dari Bluray karena hasil rip dari bluray sehingga kualitasnya pun sama. BRRip merupakan kualitas tertinggi jenis film sharing saat ini. Resolusi yang tersedia untuk BRRip biasanya 720p dan 1080p.

Semakin tinggi resolusinya maka semakin jernih kualitas gambarnya. Namun makin tinggi resolusi maka diperlukan spesifikasi komputer yang tinggi juga, jika tidak maka akan terjadi lag atau patah-patah saat film dimainkan.

WEB-DL

Kualitas ini sedikit di bawah kualitas BRRip atau bisa dikatakan setara. Biasanya kualitas WEB-DL akan muncul sebelum kualitas BRRip muncul.

Source Web-DL biasanya diunduh dari iTunes Store atau situs lainnya yang menyediakan siaran TV melalui jaringan internet. Resolusi yang ada biasanya 720p dan 1080p.

HDRip dan HDTV

Kedua kualitas ini sudah sangat layak untuk ditonton. Kualitas gambar dan suaranya pun cukup bagus dan ukurannya tidak terlalu besar. HDRip biasanya digunakan pada film sedangkan HDTV sering digunakan dalam TV seri / show.

PPV

Singkatan Pay Per View. Kualitas ini cukup bagus, dihasilkan dari sumber sebuah screen televisi yang dihubungkan atau direkamkan ke PVR atau DVD recorder.

DVDRip

Kualitas ini merupakan salinan dari DVD Original. Kualitas gambar dan suaranya juga cukup bagus meski jauh dari kualitas BRRip namun ukurannya jauh lebih kecil.

DVDScr

Kualitas ini masuk dalam kategori kualitas merah atau kurang bagus.

R6 atau WEBRip

Sama halnya DVDScr kualitas inipun masih masuk dalam kualitas merah. Untuk R6 biasanya terdapat hardsub yang cukup mengganggu ketika ditonton.

TS (Telesync)

Kualitas ini sedikit lebih bagus dari CAM. Selain itu sering terdapat kualitas HDTS yang merupakan peningkatan kualitas TS dengan resolusi yang lebih baik / tinggi.

CAM

Kualitas ini bisa dikatakan kualitas terburuk dari film sharing. Kualitas ini merupakan hasil dari rekaman camera digital yang diambil langsung di bioskop sehingga kadang penonton yang lalu lalang ikut terekam.

Rekaman kualitas ini biasanya menggunakan mini tripod sehingga sering terdapat sedikit goncangan. Selain CAM terdapat pula kualitas HDCAM yang merupakan kualitas CAM dengan resolusi yang lebih baik / tinggi.

SEDIKIT TAMBAHAN

Biasanya kita sering menjumpai istilah-istilah yang lebih asing seperti dibawah ini:

mHD

mini/micro HD, hampir sama dengan HD, tetapi dengan resolusi yang lebih kecil yaitu 1280x5xx, sehingga ukuran filepun juga lebih kecil dibandingkan HD.

DivX / XviD

DivX adalah sebuah format yang di design untuk multimedia platform. Teknologi ini menggunakan 2 jenis codec, (1) low motion, (2) high motion. Kebanyakan film film tua di encode dengan menggunakan low motion only, karena teknologi film tersebut memiliki masalah pada high motion.

Metode lainya disebut dengan SBC (Smart Bit-rate Control) yang dikembangkan untuk dapat men switch codecs pada saat encoding, dan menghasilkan gambar yang lebih baik. Format video ini menggunakan Ana orphic dan bit-rate/resolution sangat variatif.

Sehingga DVD player pun dapat memainkan film dengan kualitas DivX ini, biasanya format ini akan lebih baik jika di encode dari DVD, dan biasanya akan memakan waktu sekitar 2jam per disc untuk meng konversi data nya.

Beberapa codec yang tersedia biasanya menggunakan Divx3.11a dan XviD codec.

DivX Re-Enc

Merupakan film yang disalin dari DVD / VCD aslinya, damun di encode ulang, untuk menghasilkan ukuran yang lebih kecil. Tipe ini sering dijumpai pada dunia underground dan fansub. Contoh film-film anime biasanya tergolong ke dalam jenis ini.

Workprint (WP)

Merupakan salinan dari film yang belum selesai, bisanya terdapat adegan yang hilang, suara yang tidak beraturan. Kualitas film dengan tipe ini bevariasoi, dari yang paling baik hingga yang paling buruk.

PDTV (Pure Digital TV)

Film jenis ini direkam melalui jaringan TV digital dengan menggunakan Tv Tuner yang mendukung format digital. Kualitasnya sangat baik, biasanya di encode dalam format xvid.

DSRip (Digital Satelite)

Direkam dari transmisi satelite, kualiatasnya baik, biasanya di encode dalam format xvid.

TVRip/Episodes

Film dengan jenis ini, biasanya direkam langsung pada saat film tersebut sedang disiarkan. Kulitas bergantung pada stasiun televisi yang menyiarkan, apakah film tersebut disiarkan dalam format high definition atau tidak. Kalau film tersebut disiarkan dengan format high definition, maka kualitasnya akan sangat baik.

R5

Sama dengan DVDRip, namun sourcenya berasal dari DVD yang telah release terlebih dahulu di Rusia., Saat ini Russia movie studio mulai membatasi jumlah DVD yang masuk ke negaranya, ini diakibatkan untuk menghindari akan adanya pirate telecines (yang sering dilakukan di Rusia).

Hingga saat ini, sangat jarang sekali ditemui telecines, dan kebanyakan film telecine yang kita lihat adalah R5 retail. R5 retail adalah hasil konversi dari studio, mereka pada dasarnya mencoba untuk memerangi pembajakan sehingga mereka membuat DVD dengan kualitas baik dan harga murah juga, hampir tidak ada cleanup di film nya setelah melalui proses telecine.

Jadi perbedaan paling utamanya adalah, telecine dikeluarkan oleh para pembajak sedangkan r5 di keluarkan oleh studio yang menggunakan peralatan yang pro, professional studio dan orang orang yang professional.

Qualitas dari R5 mirip dengan dvdscr, mereka juga biasanya menggunakan TS atau english cam audio rip karena kualitas audio yang lebih tinggi dibanding bahasa Rusia.

R3

Adalah Region 3 yang berasal dari Asia tenggara dan Asia timur (termasuk Hong Kong)Qualitas R3 mirip dengan dvd. Mereka banyak menggunakan TS atau cam English audio rip karena high quality audio akan didapat pada bahasa Region 3

NTSC/PAL

NTSC punya frmae rate lebih tinggi dibanding PAL (29fps berbanding 25fps) tetapi PAL resolusinya lebih besar dan lebih tajam.

VHSRip

VHSRip adalah hasil transfer dari kaset VHS (biasanya dari video VHS) seperti olahraga,video dsb,yg di convert dalam bentuk SVCD/VCD/Divx/Xvid.

Screener (SC)

Film jenis ini biasanya dicopy dari video VHS yang telah resmi di release. Ciri khas film dengan flag ini adalah, masih adanya peraturan undang-undang hak cipta di awal film tersebut. Kualitasnya cukup baik, karena dicopy dari sumber aslinya langsung.

X264

X264 adalah open source encoder untuk H.264,codec yg di gunakan untuk High-Definition movies di HD-DVDs and Blue-Ray Discs. X264 merupakan avi.format yg populer sekarang karena memiliki kualitas lebih baik.

XVCD/XSVCD

Sama dengan format dasar (VCD/SVCD) yg memiliki resolusi dan bit-rates tinggi (spt VCD/SVCD).tetapi format XVCD/XSVCD biasanya tergantung oleh player yg akan di gunakan (umunya tdk semua support sept VCD). X(S)VCD adalah bukan standar resmi. dan biasanya hanya di gunakan pribadi untuk home-ripping oleh orang2 yg memang tdk ada niat utk di perjualbelikan

CVD

CVD adalah kombinasi dari format VCD dan SVCD yg umumnya supoort dengan kebanyakan DVD players. dan support MPEG2, bit-rates SVCD, dengan menggunakan resolusi 352×480 (ntsc). Umumnya orang jarang sekali ada yg merelease dalam format CVD.

SVCD

SVCD adalah dasar format mpeg2 (sama dengan DVD). Dengan bit-rates di atas 2500kbits pada resolusi 480×480 (NTSC) dengan decompressed kedalam aspect ratio 4:3 pada saat play back. Karena perbedaan bit-rate dan lebih panjang di banding dengan VCD maka tidak akan muat di masukan ke dalam single CDR

Telecine (TC)

Telecine adalah sebuah metode pengkopian film digital langsung dari pita. Kualitas suara dan gambarnya sudah sangat baik, namun karena peralatan yang dibutuhkan untuk merekam telecine ini sangat jarang ditemui dan sudah menjadi langka. Biasanya film ini juga akan di perbaiki aspect ratio nya, dengan menggunakan standar 4:3 telecine.

Biasanya urutan keluarnya kualitas dari sebuah film sharing adalah sebagai berikut, meskipun tidak selalu :

[CAM / HDCAM] -> [TS / HDTS] -> [R6 / WEBRip / DVDScr] -> [DVDRip / HDRip / HDTV / PPV] -> [WEB-DL] -> [BRRip / Bluray]

Gimana sobat? Udah paham kan sekarang… Selamat mendownload ria.. 🙂

sumber : http://icinema3satu.net/panduan/mengenal-jenis-kualitas-film/

Demikian artikel Mengenal Jenis Kualitas Film Yang Akan Di Download.

Share jika bermanfaat..

About OmKepo 74 Articles
OmKepo merupakan media bagi kamu yang suka kepo berbagai informasi menarik meliputi teknologi, gadget, kesehatan, hiburan, lifestyle dan keajaiban dunia.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.