20+ Penyebab, Bahaya Dan Cara Mengatasi Keputihan Secara Alami

Penyebab, Bahaya Dan Cara Mengatasi Keputihan Secara Alami

Penyebab, Bahaya Dan Cara Mengatasi Keputihan Secara Alami | omkepo.com – Keputihan atau fluor albus merupakan sebuah proses keluar berupa cairan dari area kewanitaan anda yang terbilang abnormal. Hal ini ditandai dengan sering gatalnya daerah sensitif sampai mengeluarkan lendir berwarna putih dan berbau tidak sedap.

Fluor Albus atau lebih dikenal dengan keputihan merupakan infeksi dan disertai dengan rasa gatal di dalam vagina dan disekitar vagina bagian luar, kemudian disertai dengan keluarnya cairan berwarna putih kekuningan atau putih kelabu.

Bagi kaum wanita, sebaiknya berhati-hati jika mengalami tanda-tanda tersebut, bisa jadi vagina Anda sedang bermasalah karena vagina sangat rentan terhadap penyakit.


Baca Juga:

    20+ Penyebab, Bahaya Dan Cara Mengatasi Keputihan Secara Alami

    Ciri-ciri Keputihan Pada Wanita

    Cairan keputihan baik itu jumlah, warna serta kekentalannya pada bagian intim wanita bisa berbeda-beda tergantung dari siklus menstruasinya. Pada masa subur atau sedang menyusui, maka jumlah cairan akan lebih banyak dari biasanya.

    Cairan keputihan pada kondisi normal umumnya berwarna bening hingga keputih-putihan, namun tidak berbau.

    Apabila cairan keputihan ini menyebabkan rasa gatal atau perih pada daerah vagina, Anda harus waspada, artinya keputihan Anda tidak normal.

    Keputihan yang tidak normal bisa mengindikasikan bahwa adanya penyakit tertentu dalam tubuh Anda.

    Ciri-ciri keputihan yang tidak normal pada umumnya ditandai dengan :

    • Adanya perubahan pada warna dan kekentalan cairan;
    • Jumlah cairan keputihan yang berlebihan;
    • Bau cairan keputihan yang sangat tajam;
    • Pendarahan padahal tidak sedang haid;
    • Rasa gatal dan nyeri pada vagina;
    • Dan terasa nyeri pada bagian perut.

    Apabila Anda memiliki remaja putri yang belum melewati masa pubertas dan memiliki gejala seperti di atas, berarti kondisi keputihan putri Anda tidak normal. Hal ini karena keputihan tidak normal sangat jarang terjadi pada remaja putri.

    Begitu pula halnya jika Anda telah memasuki masa menopause

    Segera periksakan diri ke dokter jika Anda, anak Anda, atau ada anggota keluarga lain yang mengalaminya.

    Jenis-jenis Keputihan yang Tidak Normal

    Keputihan yang tidak normal umumnya terjadi akibat adanya infeksi. Kondisi ini juga bisa menjadi indikasi adanya penyakit-penyakit tertentu dalam tubuh Anda.

    Berikut ini adalah penjelasan jenis-jenis keputihan yang tidak normal :

    Keputihan dengan lendir berwarna cokelat atau mengandung darah.

    Keputihan ini umumnya disebabkan oleh siklus menstruasi yang tidak teratur. Tetapi tetap perlu diwaspadai karena walau jarang, kondisi ini bisa menjadi indikasi dari kanker serviks atau rahim.

    Keputihan disertai rasa nyeri atau pendarahan.

    Rasa nyeri pada tulang panggul atau saat buang air kecil serta munculnya pendarahan di luar siklus menstruasi atau setelah berhubungan seks yang menyertai keputihan, dapat mengindikasikan gonore atau chlamydia (klamidia).

    Jika dibiarkan, kedua penyakit menular seksual ini dapat memicu infeksi serius pada organ reproduksi wanita. Karena itu, segera temui dokter untuk menjalani pengobatan dengan antibiotik.

    Keputihan dengan lendir berwarna hijau, kuning, atau berbuih.

    Jenis keputihan ini biasanya disebabkan oleh trikomoniasis, yaitu penyakit menular seksual yang disebabkan oleh parasit Trichomonas vaginalis. Lendir akibat infeksi ini biasanya berjumlah banyak, berbau amis, dan disertai rasa perih saat buang air kecil.

    Pembengkakan dan gatal-gatal di sekitar vagina serta nyeri saat buang air kecil dan berhubungan intim juga akan dialami oleh penderita trikomoniasis. Infeksi ini juga dapat diatasi dengan antibiotik.

    Keputihan disertai luka melepuh di sekitar genital.

    Penyebab jenis keputihan tidak normal ini biasanya adalah herpes genital. Penyakit ini akan menyebabkan munculnya lepuhan yang terasa sakit di sekitar organ intim.

    Metode pengobatannya dilakukan dengan konsumsi tablet antivirus. Namun, kekambuhan mungkin terjadi karena virusnya tetap berada dalam tubuh pengidap meski gejala-gejalanya sudah hilang.

    Keputihan dengan lendir kental, berwarna putih, dan disertai rasa gatal.

    Keputihan ini dipicu oleh infeksi jamur pada vagina. Indikasinya berupa lendir yang kental, tanpa bau, dan berwarna putih seperti susu kental. Gejala-gejala lain yang menyertainya dapat berupa rasa gatal dan perih di sekitar vagina.

    Infeksi ini tidak menular melalui hubungan seks dan dialami oleh sebagian besar wanita. Pengobatannya dapat dilakukan dengan obat antijamur yang dijual bebas di apotek.

    Keputihan dengan lendir encer berwarna putih atau abu-abu dan berbau amis.

    Perubahan keseimbangan pada jumlah bakteri normal di vagina dapat menyebabkan vaginosis bakterialis. Lendir keputihan yang muncul akan berbau amis, encer, dan berwarna putih atau abu-abu, tapi tidak disertai rasa gatal atau iritasi.

    Ini juga termasuk infeksi yang umum terjadi dan tidak menular melalui hubungan seks. Infeksi ini dapat ditangani dengan antibiotik.

    Penyebab keputihan biasanya dikarenakan jamur, bakteri, virus dan parasit. Meskipun keputihan memiliki banyak jenisnya, akan tetapi hal itu sangat berbahaya apabila kuman sudah menyerang serviks.

    referensi : www.alodokter.com

    Penyebab Keputihan Pada Wanita

    Setelah mengetahui apa saja ciri dan jenis dari keputihan, selanjutnya adalah membahas penyebab keputihan yang harus Anda waspadai :

    #1. Kuman

    Kuman merupakan penyebab keputihan yang paling banyak ditemui. Kuman ini bisa berasal dari tangan yang kotor kemudian menyentuh vagina dan juga air yang kotor.

    Kuman bisa masuk ke dalam vagina dan menyebabkan keputihan yang tidak normal.

    #2. Kelembaban

    Kelembaban juga menjadi faktor penyebab masalah keputihan pada wanita. Sebaiknya jangan langsung menggunakan celana dalam sehabis buang air kecil atau air besar tanpa mengeringkannya terlebih dahulu.

    Celana yang lembab bisa menjadi sarana yang subur untuk bakteri dan jamur berkembang.

    #3. Jamur

    Seperti sudah dibahas pada point sebelumnya, penyebab keputihan tidak normal adalah jamur.

    Jamur mudah berkembang apabila dalam kondisi yang lembab. Oleh karena itu keringkan terlebih dahulu bagian sensitif Anda sebelum mengenakan celana dalam apabila sehabis buang air kecil atau buang air besar.

    #4. Bakteri

    Bakteri penyebab keputihan bernama Vaginosis. Namun sayangnya hingga saat ini belum diketahui secara pasti bagaimana bakteri ini berada pada vagina.

    Vaginosis dapat menggangu keseimbangan cairan pada area sensitif Anda bisa menyebabkan keluarnya banyak cairan keputihan yang tidak terkendali.

    Selama bakteri ini ada, peningkatan jumlah cairan akan terjadi terus menerus hingga bisa membuat celana dalam mudah lembab sehingga wanita harus sering mengganti celana dalamnya.

    #5. Bergonta-ganti Pasangan

    Wanita yang suka bergonta-ganti pasangan sangat rentan terkena keputihan abnormal. Keputihan ini bersifat patologis.

    Jika wanita tersebut berhubungan dengan laki-laki yang tidak menjgaga kebersihan organ intimnya, kuman dan bakteri justru bisa masuk ke dalam vagina yang dapat mengakibatkan keputihan abnormal.

    #6. Trikomoniasis

    Trikomoniasis adalah jenis infeksi yang menyebabkan keputihan abnormal pada sebagian wanita. Penyebab dari infeksi ini adalah mikroorganisme bernama protozoa.

    Masuknya protozoa ke dalam vagina bisa diakibatkan karena berhubungan seksual dengan orang yang telah memiliki bakteri ini.

    Tidak hanya itu saja, infeksi ini juga disebabkan oleh adanya penggunaan handuk secara bersama-sama apalagi jika handuk itu digunakan untuk mengeringkan organ vital.

    #7. Ragi Monilia

    Infeksi ragi monila ini disebabkan oleh Ragi Candida Albicans yang hidup di sekitar vagina. Ragi ini bisa muncul karena keasaman vagina yang tidak seimbang.

    Jamur ini bisa tertular apabila berhubungan dengan orang yang telah memiliki jamur ini. Termasuk juga apabila sering menggunakan handuk yang sama.

    #8. Toilet Umum

    Hati-hati saat menggunakan toilet umum. Toilet yang memiliki WC duduk sangat rentan menjadi media penularan virus, kuman dan bakteri.

    Bakteri, virus ataupun kuman yang menempel pada WC duduk bisa menyebabkan Anda tertular keputihan yang tidak normal bahkan hingga penyakit seksual yang lebih parah.

    Oleh karena itu, sebelum menggunakan toilet umum, bersihkan dulu dengan mengguyur air ke WC atau toilet. Akan lebih baik lagi jika Anda meyemprotkan cairan antisepti sebelum menggunakannya.

    Hal itu bertujuan untuk menghilangkan dan mematikan virus, kuman dan bakteri yang ada di WC duduk toilet umum tersebut.

    #9. Vaginitis

    Vaginitis merupakan infeksi yang menyerang bagian Vulva atau bisa juga bagian rongga kewanitaan.

    Vaginistis juga biasa disebut dengan infeksi vulvovaginitis. Infeksi ini tidak hanya menyerang wanita dewasa saja, namun juga anak-anak wanita disegala usia.

    Infeksi vaginitis bisa akan semakin parah jika kondisi vagina dalam keadaan yang kotor. Bersihkan vagina secara telaten dan teliti, hindari penggunaan sabun pembersih vagina karena bisa menyebabkan keputihan semakin parah.

    #10. Uretritis

    Uretritis merupakan keputihan yang disebabkan oleh pada uretra atau saluran kemih yang mengalami peradangan atau iritasi.

    Infeksi ini biasanya disebabkan oleh virus dan juga bakteri. Uretris bisa dialami oleh semua manusia di segala usia termasuk pria. Namun wanita memiliki resiko lebih besar terkena infeksi ini.

    Bakteri yang masuk ke dalam vagina bisa membuat lapisan pada saluran uretra terkena iritasi, iritasi itu juga akan menyerang bagian ginjal dan juga kandung kemih.

    Oleh sebab itu wanita yang mengalami keluhan keputihan disertai dengan rasa nyeri atau sakit ketika berkemih bisa jadi diagnosanya adalah uretritis.

    Penyebab keputihan pada point-point di atas adalah karena kurang menjaganya kebersihan vagina.

    Sebenarnya vagina dilengkapi dengan bakteri baik yang bisa menjaga keseimbangan kadar asam di dalam vagina.

    Namun vagina yang kebersihannya kurang terjaga, bakteri jahat bisa mengganggu ekosistem bakteri baik. Hal ini dikarenakan jumlah bakteri jahat lebih banyak daripada bakteri baik.

    Saat itulah keputihan akan muncul dan mengganggu wanita.

    #11. Stress

    Stress bisa berpengaruh terhadap syaraf pusat manusia. Ketika otak stress bisa mengakibatkan keseimbangan hormon menjadi terganggu atau tidak stabil.

    Saat itulah keputihan akan muncul.

    #12. Kelelahan

    Bagi wanita yang mengalami cepat lelah akan mudah mengalami keputihan tidak normal. Hal itu dikarenakan pada saat kelelahan, hormon wanita menjadi tidak stabil dan tidak seimbang. Hormon inilah yang menjadi penyebab keputihan tidak normal pada wanita.

    #13. Obat-Obatan

    Hindari mengkonsumsi obat-obatan secara sembarangan tanpa resep dari dokter. Obat-obatan tertentu bisa mengakibatkan tergangguna kesehatan reproduksi dan organ intim.

    Obat yang bisa menyebabkan keputihan adalah obat antibiotik yang diminum dalam jangka waktu yang panjang. Hal ini karena penggunaan antibiotk yang berlebihan bisa membunuh bakteri baik yang berada pada vagina.

    #14. Penggunaan KB

    Penggunaan KB baik yang hormonal seperti suntik/Pil KB atau yang bersifat non hormonal seperti spiral dipercara dapat membuat wanita mengalami keputihan.

    Hal ini dikarenakan saat menggunakan alat KB tersebut, keseimbangan hormon di dalam tubuh wanita menjadi terganggu sehingga bisa mengakibatkan keputihan.

    Keputihan yang diakibatkan penggunaan spiral, terjadi akibat dari masuknya benda asing yang membuat kondisi rahim menjadi berubah.

    Rahim menganggap spiral sebagai benda asing sehingga rahim memberi respon berupa flek cokelat dan cairan keputihan yang banyak.

    #15. Virus HPV

    Virus yang bisa mengakibatkan keputihan tidak normal adalah virus HPV. Virus ini juga bisa menyebabkan penyakit seksual. Jika tidak segera diatasi, virus ini bisa menyebabkan penyakit yang lebih serius seperti kanker.

    Apabila vagina terasa gatal dan panas, bisa jadi Anda terkena virus HPV ini. Virus HPV dapat menular melalui hubungan seksual dan juga cairan yang sudah terinfeksi. Oleh sebab itu mencuci tangan menggunakan sabun sebelum menyentuh vagina adalah cara tepat untuk menghindari virus ini.

    #16. Bahan-Bahan Tertentu

    Bahan-bahan tertentu seperti krim, sex toys yang tidak steril, cairan, wewangian dan lain sebagainya bisa menyebabkan bakteri dan kuman masuk ke vagina.

    Sebaiknya jangan gunakan bahan apapun untuk dimasukkan ke dalam vagina. Bersihkan vagina dengan air bersih yang mengalir tanpa menambahkan sabun, krim dan cairan pembersih lainnya. Hal ini justru bisa berbahaya dan mengakibatkan keputihan.

    Penyebab Keputihan dari Makanan Dan Minuman

    Selain karena kebiasaan dan kurangnya menjaga kebersihan vagina, keputihan juga bisa disebabkan oleh makanan atau minuman yang kita konsumsi.

    Berikut ini adalah makanan dan minuman yang bisa menyebabkan keputihan :

    #1. Makanan Yang Difermentasi

    Makanan yang telah mengalami proses fermentasi bisa menyebabkan keputihan. Hal ini karena makanan yang telah difermentasikan menggunakan ragi yang bisa membuat lendir berlebihan pada Vagina.

    Berikut ini adalah makanan yang menggunakan fermentasi dalam proses pembuatannya :

    • Tape singkong.
      Mengkonsumsi tape secara berlebihan bisa membuat cairan vagina wanita menjadi berlebihan.
    • Jamur.
      Makanan dengan bahan dasar jamur memiliki ragi yang bisa membuat cairan vagina menjadi berlebih.
    • Pasta Tomat.
      Pasta tomat mengandung ragi yang bisa membuat cairan vagina wanita menjadi berlebih.
    • Keju.
      Keju termasuk salah satu makanan yang mengalami proses fermentasi pada saat pembuatannya. Keju yang tidak mengalami prosa pasteurisasi bisa menyebabkan keputihan patologis dan gangguan kesehatan karena keju jenis ini belum steril dari bakteri. Bagi penggemar keju terutama wanita, sebaiknya mengetahui mana keju yang sudah steril dan mana yang belum.

    #2. Timun

    Timun merupakan salah satu jenis makanan yang bisa mengakibatkan keputihan. Hal ini disebabkan karena timun memiliki zat yang mampu merangsan meningkatnya hormon estrogen pada wanita.

    Peningkatan hormon akan menyebabkan cairan vagina menjadi berlebih dibanding sebelumnya.

    #3. Nanas

    Rasa asam pada nanas bisa membuat asam lambung jadi meningkat. Dengan meningkatnya asam lambung akan mengaktifkan bakteri pada lambung agar makanan cepat membusuk.

    Makanan yang busuk pada lambung akan dikeluarkan dalam bentuk lendir. Lendir inilah yang bisa mengakibatkan keputihan pada wanita.

    Oleh karena itu, batasilah konsumsi nanas, jangan  dimakan secara berlebihan.

    #4. Makanan Kaleng

    Pengawet dan gula pada makanan kaleng bisa membuat cairan vagina jadi meningkat. Hal ini bisa menyebabkan terjadinya keputihan yang tidak normal pada wanita.

    Oleh karena itu, konsumsi makanan kaleng sewajarnya, jangan berlebihan.

    Mengkonsumsi manisan kaleng berlebihan juga tidak baik bagi kesehatan reproduksi wanita. Sebab manisan mengandung banyak gula yang bisa mengakibatkan meningkatnya jumlah cairan pada vagina.

    #5. Soda

    Mengkonsumsi soda merupakan pemicu tumbuh dan berkembangnya bakteri jahat pada vagina. Soda memiliki efek yang bisa membuat bakteri dan jamur seperti Candida Albicans berkembang dengan sangat pesat.

    #6. Pisang Dan Anggur

    Dibalik banyaknya manfaat pisang dan anggur, ternyata pisang memiliki efek buruk bagi wanita yaitu keputihan.

    Pisang dan anggur mengandung kadar gula yang tinggi sehingga bisa mengakibatkan keputihan pada wanita.

    #7. Makanan Pedas

    Rasa pedas disebabkan oleh kandungan capsicum yang ada pada biji cabai. Bagi wanita, sebaiknya membatasi diri dalam mengkonsumsi cabai ini. Karena kandungan capsicum pada cabai bisa merangsang bertambahnya lendir yang berlebihan pada vagina.

    Cara Mencegah Keputihan Wanita Secara Alami

    #1. Gunakan Pembalut Yang Tepat

    Teman akrab bagi wanita ketika sedang menstruasi, pembalut wanita. Tidak dapat dihindari lagi pembalut merupakan cara simple yang sering digunakan untuk wanita yang sedang menstruasi agar mampu menyerap darah agar tidak meleleh kemana mana.

    Tapi taukah Anda, salah memilih pembalut justru membuat Anda mengalami keputihan?

    Pilihlah pembalut yang menggunakan bantalan kualitas, mengandung kandungan herbal. Dan yang terpenting gantilah pembalut 4 jam sekali dalam sehari terutama pada saat periode menstruasi.

    Gunakan panty liner saat dirasa perlu saja, jangan digunakan terlalu lama.

    #2. Pemilihan Pakaian Dalam Yang Tepat

    Segera keringkan vagina Anda setelah mandi, sehabis buang air kecil atau besar, atau sehabis mencuci vagina sebelum berpakaian.

    Pakailah selalu pakaian dalam yang kering. Usahakan untuk membawa cadangan untuk berjaga-jaga jika celana dalam Anda perlu diganti.

    Gunakan celana dalam dari bahan katun, karena bahan katun mampu menyerap keringat.

    Gunakan celana luar yang memiliki pori-pori cukup, jangan terlalu sering menggunakan celana luar yang ketat, hal ini dapat menyebabkan sirkluasi di daerah kewanitaan terganggu.

    #3. Usahakan Menjaga Kelembaban Vagina

    Menurut Dr. Adhi Bhakti Ginanjar, SpOG menjaga kelembaban vagina merupakan pencegahan awal untuk menghindari keputihan.

    Tingkat keasaman yang baik untuk vagina  adalah 3,5. Perubahan warna dan bau yang tidak sedap dapat disebabkan karena tingkat keasaaman yang tinggi dan bila dibiarkan kemungkinan terjadi nyeri pada kewanitaan.

    Untuk menjaga kelembapan Miss.V maka disarankan untuk tidak membersihkan vagina dengan douching (obat semprot air) karena bisa mengganggu keseimbangan pH pada vagina.

    Penggunaan douche justru bisa meningkatkan risiko iritasi.

    #4. Bersihkan Vagina Dengan Tepat

    Selain kelembaban yang terpenting adalah menjaga kebersihan vagina Anda. Bersihkan cukup dengan air yang mengalir saja atau dengan menggunakan pembersih yang tidak menyebabkan gangguan kestabilan pH pada daerah vagina.

    Gunakan produk pembersih yang terbuat dari bahan susu. Produk jenis ini dapat menjaga pH seimbang juga meningkatkan flora sehingga bakteri yang tidak bersahabat dapat ditekan.

    Sebaiknya hindari penggunaan sabun antiseptik karena kurang baik bagi kesehatan vagina dalam jangka panjang karena sifatnya yang agak keras.

    Bersihkan organ ini Anda dengan secara teratur dan ketika membersihkan vagina usahakan dari arah depan ke belakang (dari arah vulva ke anus). Hal ini bertujuan untuk menghindari kuman yang menempel di anus masuk ke vagina.

    Jangan menggunakan bedak atau bubuk yang bertujuan membuat vagina harum atau kering. Bedak sangat kecil dan halus, hal ini mudah terselip dan sulit dibersihkan sehingga bisa mengundang datangnya jamur pada vagina.

    Kurangi kegiatan yang membuat Anda sangat letih, kepanasan dan banyak mengeluarkan keringat. Apabila sehabis melakukan aktivitas berat, segera mandi dan bersihkan tubuh Anda khususnya daerah organ intim Anda.

    #5. Hindari Stress, Olahraga Teratur Dan Atur Pola Makan

    Jika Anda stress, ambil waktu libur atau cuti, rileks-kan pikiran Anda sejenak. Karena stress juga dapat memacu keputihan

    Lakukan olahraga satu minggu dua kali secara teratur. Konsumsi pula makanan yang sehat seperti minum susu ataupun yogurt karena kandungan di dalam susu terdapat bakteri baik yang menjaga keseimbangan bakteri Candida.

    Cara Mengobati Keputihan Secara Alami

    Bagi Anda yang mengalami keputihan secara berlebihan, sebaiknya segera mencari pengobatan yang tepat dan efektif. Karena jika tidak segera diatasi, keputihan tidak normal bisa bertambah parah dan malah bisa menjadi penyebab penyakit yang lebih serius seperti kanker serviks.

    Berikut ini adalah cara mengobati keputihan yang harus Anda ketahui :

    #1. Pertolongan Pertama

    Sebelum berkonsultasi ke dokter, sebaiknya Anda melakukan pengobatan sendiri terlebih dahulu. Bisa jadi gejala dan keluhan keputihan menjadi berkurang.

    Berikut ini hal-hal yang bisa Anda lakukan untuk mengurangi keluhan keputihan dan menghilangkan keputihan..

    • Kompres area vagina dan luar vagina menggunakan air dingin. Kompresan air dingin ini bisa berguna untuk meredakan gatal dan mengurangi pembengkakan pada vagina yang meradang.
    • Konsumsi yoghurt. Karena yogurt mengandung bakteri baik yang berguna untuk melawan melawan bakteri jahat pada area vagina.
    • Gunakan krim jamur. Apabila Anda merasa gatal pada bagian dalam dan luar vagina, kemungkinan vagina Anda terserang jamur. Gunakan krim jamur yang banyak tersedia di apotek.

    #2. Menggunakan Daun Sirih

    Daun sirih memiliki kandungan minyak terbang (batlephenol) dan kandungan kavinol yang memiliki kegunaan mematikan kuman, kandungan antioksidan dan anti jamur.

    Maka tak heran nenek moyang terdahulu menggunakan daun sirih untuk mengatasi keputihan.

    Caranya :

    • Ambil 5 lembar daun sirih;
    • Rebus menggunakan 3 gelas air hingga bersisa sebanyak 2 gelas;
    • Setelah dingin, gunakan air rebusan sirih tersebut untuk membasuh vagina atau membersihkan vagina selama 3 kali dalam sehari;

    Selain untuk membasuh vagina, meminum rebusan daun sirih juga bisa bermanfaat untuk menghilangkan keputihan dan menghilangkan bau tak sedap pada organ kewanitaan.

    #3. Perbanyak Konsumsi Bawang Putih

    Selain terkenal dengan bumbu masak, saat ini bawang putih tidak saja dikenal bahan penyedap akan tetapi mempunyai khasiat kesehatan.

    Bawang putih memiliki sifat anti bakteri, anti kulat, dan anti virus memungkinkan meraka untuk menghambat perkembangan bakteri, kulat (jamur), dan virus.

    Penelitian menunjukan bahwa bawang putih memiliiki kekuatan antibakteri. Meningkatkan konsumsi bawang putih akan membantu anda mengatasi keputihan.

    Selain dikonsumsi, bawang putih juga bisa langsung ditaruh di atas vagina dengan cara dibelah dua terlebih dahulu. Kemudian diamkan selama semalaman.

    Demikian cara mengobati keputihan pada wanita secara alami.

    Jika keputihan semakin parah, sebaiknya Anda segera berkonsultasi ke dokter kulit dan kelamin.

    Demikian 20+ Penyebab, Bahaya Dan Cara Mengatasi Keputihan Secara Alami.

    Semoga bermanfaat..

    About OmKepo 74 Articles
    OmKepo merupakan media bagi kamu yang suka kepo berbagai informasi menarik meliputi teknologi, gadget, kesehatan, hiburan, lifestyle dan keajaiban dunia.

    Be the first to comment

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.